![]() |
| Ketua DPP Harian Partai Ummat, Heikal Safar, |
BEKASI – Keselamatan warga di Jalan Jatibening Lama, tepatnya di depan Sekolah Tunas Cemerlang, kini terancam serius. Lubang galian sedalam 2-3 meter dibiarkan menganga akibat hancurnya penutup gorong-gorong yang berkualitas rendah. Kondisi ini diperparah dengan minimnya penerangan jalan saat malam hari, menciptakan "jebakan maut" bagi pengguna jalan.(05/09/2026)
Warga mengecam sikap Lurah Jatibening Lama, Jamaludin., yang dinilai apatis dan tidak responsif terhadap laporan masyarakat. Padahal, lokasi kerusakan berada tepat di area pendidikan yang ramai anak-anak sekolah.
**Statemen Tegas Heikal Safar**
Menanggapi hal ini, Ketua DPP Harian Partai Ummat, Heikal Safar, angkat bicara dan memberikan peringatan keras kepada otoritas setempat:
> *"Keselamatan rakyat tidak bisa ditawar. Sangat memprihatinkan jika seorang Lurah bersikap masa bodo saat warganya bertaruh nyawa setiap hari melewati lubang maut tersebut. Saya mendesak Pemerintah Kota Bekasi segera turun tangan. Jangan tunggu ada nyawa melayang baru sibuk bekerja. Perbaiki secara permanen dengan material standar, bukan asal tambal yang cepat hancur kembali!"* tegas Heikal Safar.
**Tuntutan Utama Warga:**
1. **Perbaikan Permanen:** Menutup gorong-gorong dengan beton standar kokoh, bukan material murahan.
2. **Penerangan Jalan:** Segera aktifkan lampu PJU di titik rawan galian.
3. **Respons Pejabat:** Lurah harus berhenti bersikap pasif dan segera meninjau lokasi secara langsung.
Kini, warga hanya bisa menandai lubang tersebut secara swadaya sembari menanti langkah nyata dari Pemkot Bekasi sebelum jatuh korban jiwa.
(Endy)







