Bekasi, — Penyakit diabetes mellitus atau yang kerap disebut penyakit gula masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Pola makan tidak sehat, minim aktivitas fisik, serta gaya hidup modern yang serba instan menjadi faktor utama meningkatnya jumlah penderita diabetes, termasuk di usia produktif.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah akibat gangguan produksi atau kerja hormon insulin. Jika tidak dikendalikan, penyakit ini dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti gangguan jantung, stroke, kerusakan ginjal, hingga kebutaan.
Pola Hidup Sehat Jadi Langkah Pencegahan Utama
Tenaga kesehatan menekankan bahwa pencegahan diabetes dapat dilakukan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat. Salah satunya dengan mengatur pola makan seimbang yang kaya serat, rendah gula, serta membatasi konsumsi lemak jenuh.
Selain itu, aktivitas fisik secara rutin juga sangat dianjurkan. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam selama 30 menit per hari terbukti mampu membantu tubuh menggunakan insulin secara lebih efektif sehingga kadar gula darah tetap terkontrol.
Pantangan Makanan yang Perlu Dihindari
Dalam upaya pencegahan diabetes, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih makanan. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari antara lain:
Makanan dan minuman tinggi gula seperti minuman bersoda, teh manis, kue, dan permen menjadi pemicu utama lonjakan gula darah. Selain itu, konsumsi karbohidrat olahan seperti nasi putih berlebihan, roti putih, dan mie instan juga perlu dibatasi karena cepat meningkatkan kadar gula darah.
Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans seperti gorengan, makanan cepat saji, serta santan kental turut memperburuk kerja insulin dalam tubuh. Tak kalah penting, masyarakat juga disarankan mengurangi makanan tinggi garam dan pengawet seperti makanan kalengan dan daging olahan.
Kesadaran dan Pemeriksaan Rutin
Pemeriksaan gula darah secara berkala menjadi langkah penting untuk deteksi dini diabetes. Terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes, obesitas, atau tekanan darah tinggi.
Dengan menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menghindari pantangan makanan, risiko diabetes dapat ditekan. Edukasi dan kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka penderita diabetes di Indonesia.
Jika Anda ingin, saya bisa:
Menyesuaikan lokasi dan narasumber
Membuat versi headline alternatif
Menyederhanakan untuk media desa/kelurahan
Mengubah ke gaya opini kesehatan atau edukasi masyarakat
(Red/endy)
.jpeg)





