Notification

×

Hujan Ekstrem Sejak Malam Hingga Subuh, Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Jakarta dan Bekasi

Minggu, 18 Januari 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T13:04:48Z

 


 Kritikbekasi.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak malam hari hingga subuh pagi mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Jakarta dan Bekasi. Curah hujan ekstrem yang terjadi selama berjam-jam membuat kapasitas saluran air tidak mampu menampung debit air, diperparah oleh kondisi drainase yang tersumbat sampah dan sedimentasi. (18/01/2026)

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan di Jakarta Timur dan Kota Bekasi. Genangan air merendam permukiman warga serta sejumlah ruas jalan utama dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai lebih dari 80 sentimeter di titik tertentu.

Di wilayah Bekasi, kawasan Jatibening, Jatimakmur, dan sekitarnya menjadi salah satu titik terdampak. Aktivitas warga terganggu, terutama pada pagi hari saat jam berangkat kerja dan sekolah.

Salah seorang warga Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Andi (42), mengungkapkan air mulai masuk ke rumahnya sejak dini hari.

“Hujannya deras sekali dari malam. Sekitar jam tiga subuh air mulai naik dan masuk ke rumah. Saluran air di depan rumah juga sudah lama mampet,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (38), warga Jakarta Timur, yang menyebut banjir kali ini naik lebih cepat dibanding sebelumnya.

“Biasanya masih sempat surut, tapi kali ini cepat sekali naik. Jalan langsung tergenang dan motor susah lewat,” katanya.

Sementara itu, BPBD Kota Bekasi menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama terjadinya banjir, ditambah kondisi drainase yang tidak optimal. BPBD telah menurunkan personel untuk melakukan pemantauan, evakuasi terbatas, serta membantu warga di lokasi terdampak.

“Kami telah mengerahkan tim untuk melakukan penanganan awal, termasuk penyedotan air dan pembersihan saluran. Masyarakat kami imbau tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi,” ujar perwakilan BPBD dalam keterangan tertulis.

Lurah Jatimakmur, Zaenal Arifin, mengatakan pihak kelurahan langsung berkoordinasi dengan UPTD dan BPBD setempat.

“Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membersihkan saluran air dan meminimalisir dampak banjir. Ke depan, normalisasi drainase menjadi perhatian serius,” jelasnya.

BPBD juga mengimbau warga untuk mengamankan barang-barang berharga, mematikan aliran listrik jika air mulai masuk rumah, serta tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memperparah kondisi banjir.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di sejumlah titik rawan banjir dan terus melakukan pemantauan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut.

(Red)

×
Berita Terbaru Update