-->

Notification

×

GMBI Rayakan Milad ke-24 Sekaligus Halal Bihalal, Tegaskan Sikap Kritis untuk Rakyat

Sabtu, 28 Maret 2026 | Maret 28, 2026 WIB Last Updated 2026-03-28T10:21:34Z

  

Acara diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua GMBI, Abah Jakaria, sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi.


Bekasi – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar Halal Bihalal yang dirangkai dengan perayaan Milad ke-24 di kawasan Rawa Semut Raya, RW 11, pada Sabtu (28/03/2027).

Acara diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua GMBI, Abah Jakaria, sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi. Momen tersebut dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Sekretaris Jenderal GMBI, Asep Sukarya, yang menandai usia ke-24 tahun GMBI.



Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh anggota serta masyarakat sekitar. Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam sesi konferensi pers yang dihadiri sejumlah awak media, Sekretaris Jenderal GMBI, Asep Sukarya, menegaskan bahwa di usia ke-24 tahun, GMBI harus semakin berani mengambil peran sebagai kontrol sosial.

“GMBI tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami akan terus berada di garis depan dalam mengawal kepentingan masyarakat bawah. Jika ada ketimpangan atau ketidakadilan, kami pastikan GMBI hadir dan bersuara,” tegasnya.


Sekretaris Jenderal GMBI, Asep Sukarya, menegaskan bahwa di usia ke-24 tahun, GMBI harus semakin berani mengambil peran sebagai kontrol sosial.


Ia juga menyinggung bahwa di lapangan masih diduga terdapat oknum-oknum yang bermain dan merugikan masyarakat, sehingga peran organisasi seperti GMBI sangat dibutuhkan untuk menjadi penyeimbang sekaligus pengawas sosial.

“Ke depan, kami ingin seluruh jajaran GMBI tetap solid, tidak terpengaruh kepentingan sempit, dan fokus pada perjuangan nyata untuk masyarakat,” tambahnya.

Perayaan Milad ke-24 ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan panjang GMBI dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Acara ditutup dengan doa bersama serta harapan agar GMBI semakin kuat, konsisten, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

(Red/endy)

×
Berita Terbaru Update