Bekasi – kritikbekasi.com
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam mulai meningkatkan persiapan ibadah dan spiritual. Salah satu momen penting yang kerap mendapat perhatian adalah malam Nisfu Sya’ban, yang jatuh pada tanggal 15 bulan Sya’ban dalam kalender Hijriah. (02/02/2026)
Nisfu Sya’ban merupakan pertengahan bulan Sya’ban, bulan kedelapan dalam kalender Islam. Malam ini dipahami oleh umat Islam sebagai waktu penuh keberkahan dan ampunan, sehingga banyak dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah dan introspeksi diri.
Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa pada malam Nisfu Sya’ban Allah SWT membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang memohon ampun dengan sungguh-sungguh, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan perbuatan syirik. Oleh karena itu, momen ini kerap dijadikan waktu untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Dalam praktiknya, masyarakat Muslim mengisi malam Nisfu Sya’ban dengan berbagai amalan, seperti memperbanyak doa, istighfar, sholat sunnah, serta membaca Al-Qur’an. Meski tidak terdapat ibadah khusus yang diwajibkan, memperbanyak amal kebaikan pada malam tersebut dipandang sebagai bentuk persiapan menyambut bulan Ramadan.
Malam Nisfu Sya’ban menjadi momentum spiritual bagi umat Islam untuk membersihkan hati dan memperkuat kesiapan dalam menjalani ibadah puasa, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan bermakna.
(Red)
.jpeg)





